rabu 21 maret 2016
Variabel dan modularisasi
Dalam pemograman, variabel adalah suatu lokasi penyimpanan (di dalam memori komputer) yang berisikan nilai atau informasi yang nilainya tidak diketahui maupun telah diketahui (wikipedia).
Dalam defenisi bebasnya, variabel adalah kode program yang digunakan untuk menampung nilai / value tertentu. Nilai yang disimpan di dalam variabel selanjutnya dapat dipindahkan ke dalam database, atau ditampilkan kembali ke pengguna.
Variabel di dalam PHP harus diawali dengan dollar sign atau tanda dollar ($).
Setelah
tanda $, sebuah variabel PHP harus diikuti dengan karakter pertama
berupa huruf atau underscore (_), kemudian untuk karakter kedua dan
seterusny bisa menggunakan huruf, angka atau underscore (_). Dengan
aturan tersebut, variabel di dalam PHP tidak bisa diawali dengan angka.
Langkah
pertama yang harus dilakukan adalah membuka aplikasi notepad++ kemudian
memasukkan sintax dibawah ini. seletah itu simpan di local C Pilih
aplikasi xampp kemudian pilih htdoct lalu simpan pada satu folder(
misalkan serpin) lalu simpan dengan nama
variabel $_Get.
file : formget.html
file : get.php
setelah itu, aktifkan aplikasi xampp, star apache dan mysql lalu klik admin.
kemudian masuk di url dengan memasukkan : http://localhost/serpin/formget.html
maka akan tampil serperti gambar berikut :
Variabel $_post.
Fungsi
dan Perbedaan Method POST dan GET pada PHP – Dalam dunia PHP
Programming tentu menggunakan Method POST dan GET. Apa itu Method POST
dan GET ? Sedikit pengertian dari kegunaan Method POST dan GET ini sama
yaitu untuk mengirimkan nilai variabel ke halaman lain atau mengirimkan
ke database dan mengambil nilai variabel dari halaman lain atau
mengambil data pada database.
Nama file :formpost.html
Nama file : post.php.
Variabel $_session.
Suatu
variabel session dalam PHP digunakan untuk menyimpan informasi atau
mengubah setting user pada suatu session. Variabel session menangani
informasi tentang satu user dan bisa diakses untuk semua halaman dalam
aplikasi.
File1 : index.php
klik cek sesi maka akan menampilkan gambar berikut :
Modularisasi.
Modularisasi digunakan bila ada suatu permasalahan yang kompleks, sehingga langkah pertama adalah mengidentifikasikan tugas utama, setelah itu baru di bagi kedalam tugas yang lebih rinci.
Contoh penggunaan Require dan include adalah sebagai berikut:
Nama File : kepala.php
Nama file : kaki.php
Nama file : index.php
Hasil :
cara
untuk membedakan require dan include bisa dilihat dar program berikut.
saya akan mengubah sintaks deline2 menjadi require tes.php :
Misalkan saya mengubah deline 2 menjadi include tes.php :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar